Friday, January 31, 2020

Resume Belajar Menulis Gelombang 2 bersama Om Jay Pertemuan ke-4


Resume Belajar Menulis Gelombang 2 bersama Om Jay Pertemuan ke-4
Oleh Sri Dewi Rokhimah
Wiiih, tak tebayangkan bisa melanglang buana dengan tulisan, keereen habis, itu yang saya bayangkan mengenai seorang motivator handal, di pertemuan ke-4 ini.

Pada pertemuam keempat ini, bertindak sebagai moderator Bapak Wijaya Kusuma, dengan nama keren Om Jay.  https://wijayalabs.wordpress.com/ dan sebagai narasumber adalah Bapak  Taufik Hidayat seorang travel blogger yang lebih dikenal dengan nama Taufik Uieks. Nama Uieks adalah nama pena yaitu ui dan eks,  Ui universitas Indonesia dan eks adalah ekonomi keuangan syariah, ini untuk membedakan dengan Taufik Hidayat yang pemain badminton katanya sambal bercanda.

Bapak Taufik akan membagi sedikit Tips dan pengalaman menulis khususnya Travel blog dan mungkin sedikit yang non Travel. Pak Taufik menambahkan bahwa beliau memiliki hobby dan juga pekerjaan yang mengharuskan banyak bepergian, selain dosen, juga penulis blog. Beliau juga punya beberapa blog seperti kompasiana UCnews detik Travel dll, juga kontributor majalah Colors Garuda , majalah angkasa dan Intisari. Pak Taufik sudah menulis banyak kisah perjalanannya di lebih dari 70 negara.

Sebagai perkenalan, beliau memberikan beberapa contoh tulisanya, yang bercerita tentang jalan-jalan. Tulisannya bisa dilihat di Kompasiana salah satunya adalah
Beliau ada dua buku yaitu dengan judul mengembara ke masjid -masjid di pelosok dunia dan 1001 masjid di 5 benua. Tulisannya dilengkapi dengan gambar yang diambil sendiri, karena sesunggunya ceritanya diambil dari foto,  dan  ditulis dengan judul yang menarik.  Dalam menulis judul mesti menimbulkan rasa ingin tahu, kata narsum sebelumnya judul harus nyundul dan bombastis,  salah satu tulisannya yang dibaca hampir 50 rb pembaca adalah karena judul menarik dan isinya ringan adalah
Dengan hobby dan juga pekerjaan yang mengharuskannya banyak bepergian, beliau secara konsisten menuliskan setiap kisah perjalanannya. Kisah perjalanan yang dituliskannya memberikan motivasi tersendiri bagi pembaca untuk melihat dunia dan keberagamannya. Seperti melihat keberagaman ummat Islam di pelosok dunia, seperti yang ditulis dalam sebuah artikel yang dapat dibaca di
Kisah  artikel kilasan masjid dari berbagai tempat, dari Dublin di Irlandia, Baku di Azerbaijan hingga Dunedin di Selandia Baru. Dan salah satu masjid yang penuh kenangan adalah masjid Annur di Christchurch, Masjid yg kena teror penembakan Maret tahun 2108.Karena menyisakan kesedihan, sahabat beliau jadi korban.
Salah satu perjalanan ke masjid yang sangat berkesan adalah di musim dingin tahun 2018 ke Minsk ibukota Belarus, kata beliau. Beliau juga membuat artikel berupa wawancara imam masjid di quanzhou
Yang sangat menarik perjalan beliau, di Vietam, dimana disana banyak Agama seperti bisa kita baca di link ini,.
Berkunjung-ke-masjid-terbesar-di-amerika-selatan
Selain Masjid di dunia, beliau juga menulis tentang ini, yang di kunjungi ribuan pembaca
Tulisan beliau, tidak hanya tentang Masjid tapi juga tentang hal-hal mistis seperti di link bawah ini.
Ternyata selain Masjid, mistis juga beliau menulis tentang Kemanusian seperti dalam artikel ini
Luar biasa, beliau juga belajar tentang Bahasa, salah satunya Bahasa Tagalok, simak di
Perjalan beliau juga membahas tentang  keasyikan negeri Tanggo yaitu Argentiha, simak aertikelnya

Keantikan kendaraan ini tidak hanya di Indonesia di negara adi kuasa Amerika serikat, di negara bagian New York, juga beliau kunjungi.

dari sekian perjalanan, tentunya perlu publikasi, untuk itu beliau menjelaskan bahwa, peran media yang sangat penting menjadikan tulisan-tulisanya bisa dikenal orang. Media seperti Kompasiana dan Detik Travel menurutnya sudah punya pembaca sendiri. Namun yang terpenting adalah membangun branding. Menulis tentang jalan – jalan sangat mudah. Karena sudah ada obyek nya yaitu tempat wisata atau obyek nya. Tidak masalah kita punya profesi dan passion yang berbeda. Menulis saja dulu, nanti akan tau bedanya. Tips untuk Menulis dari Foto misalnya, kita bisa menulis perjalanan orang lain kita bercerita dari foto-fotonya.. Bahan tulisan bisa diperoleh dari hasil wawancara atau brosur terkait. Brosur yang singkat, bisa dikembangkan jadi tulisan, dengan imajinasi dan juga memperkaya bahan bisa diambil dari internet mengenai sejarah suatu tempat misalnya. Namun lebih mengasyikan dengan sumber primer.

Belajar menulis dengan cara mengedit tambah kurang dari tulisan orang tidak disarankan. Nanti akan kena plagiat. Kalau mengutip sebutkan apa yang dikutip. Jika sering kehabisan kata-kata biasakan membaca untuk memperkaya tulisan. Etikanya kalau kita mengutip cerita orang lain dan kita jadikan bagian dari tulisan kita boleh saja asal menyertakan sumber tulisan. Menggunakan nama orang terkenal juga bisa dijadikan teknik membuat judul menarik, judul buku atau film atau lagu terkenal bisa juga.

Berkunjung untuk mendapatkan cerita atau ide cerita yang baik dan menarik tentu saja memerlukan dana. Biasanya jalan – jalan dilakukan karena pekerjaan atau dapat hadiah atau undangan. Selain itu memuat percakapan dalam artikel juga akan membuat tulisan tidak membosankan. Asal isi harus tetap sesuai. Perbanyak ambil foto, foto bisa bercerita banyak. Menulis bisa pakai gaya orang pertama atau ketiga. Bisa sesuai urutan waktu. Bisa memakai kejutan dengan tehnik flash back.

Intinya sebenarnya siapa saja bisa menulis. Tentu saja kita harus rajin membaca sebelumnya. Semakin kaya bacaan kita tulisan akan makin kaya. Kalau untuk tulisan tentang Travel tentu saja kita harus rajin Travelling. Sayangnya tidak semua orang punya kesempatan Travelling apalagi ke negeri jauh di pojok dunia seperti Selandia bari Argentina, Belarus, Georgia, Tanzania, Amsterdam, Amerika Serikat, Amerika Selatan dll. api jalan jalan ke Kebon raya juga bisa jadi cerita yg menarik. Nah untuk itu tentu saja kita tetap Harus mulai menulis sambi belajar beberapa teknik menulis. Menulis artikel tentu beda dengan menulis ilmiah. Kita tetap mulai menulis sambi belajar beberapa teknik menulis. Dan untuk bisa jalan-jalan, agar tidak harus mengeluarkan biaya, beliau mengikuti lomba-lomba, agar bisa jalan-jalan gratis, bisa ke Chiangmai dan Singapura, masuk trans TV seleb on vacation bersama titik rajo bintang dan Michael chandra Winata

1 comment: