Wednesday, February 5, 2020


MENERBITKAN BUKU INDIE
Resume Belajar Menulis Gel.2
Bersama Om Jay
Pertemuan 6
Oleh               : Sri Dewi Rokhimah
Moderator     : Hidmi Gramatolina
Ramadhayani
 Narasumber kita adalah ibu Sri Sugiastuti (http://astutianamudjono.wordpress.com), profil beliau sudah dishare☺
Tema : Proses Penerbitan Buku
 
Terlahir dengan nama Sri Sugiastuti, 8 April 1961. Lulus SMA tahun 1980. Kuliah di UNS, lanjut S-2 di UMS 2007 dan lulus tahun 2010. Sempat mengajar di Jakarta hingga tahun 1990. Sejak 2 Juli 2018 mendapat amanah sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Aktif di berbagai komunitas literasi.
Karyanya berupa buku SPM Bahasa Inggris SMK,
1.    The Stories of Wonder women,
2.    Wow English is so Easy Kids,
3.    The Power of Mother’s Prayers,
4.    Perempuan Terbungkas, Merawat Harapan,
5.    Masuk Surga Karena Anak,
6.    Tipuan Asmara.
7.    Juga sudah menulis 15 buku Antologi.
8.     Penulis bisa dihubungi di astutianamudjono@gmail.com atau 089692593804
9.     Beliau seorang guru pegiat literasi nusantara, sudah menulis 15 buku
antologi. Beliau juga sebagai penulis
aktif di berbagai komunitas literasi, motivator, blogger.
Menulis buku merupakan hal yang luar biasa bagi penulis yang sudah ahli dalam bidangnya termasuk menerbitkannya.

   
Bagi penulis pemula ada perasaan ragu-ragu yang terbersit dalam hati
untuk menerbitkan buku.
Hal itu ditegaskan oleh narasumber
bahwa selama kita menulis apa yang kita sukai,dan kita kuasai buku itu atau tulisan itu akan menemui takdirnya. Lakukan saja dan kita akan lihat hasilnya.

     Beliau tertarik dengan dunia kepenulisan karena potensi yang paling melekat itu silahturahmi dan mudah bergaul. Ternyata banyak guru yang hebat tapi tidak punya nyali untuk menulis buku.
Hal ini dialami oleh guru berprestasi tingkat nasional.
Perlahan tapi pasti dia juga sudah menulis dan menerbitkan 5 buku.
Ini merupakan kepuasan batin bagi seorang Ibu Sri Sugiastuti sebagai motivator.
Tulisan yang dikirim dalam antologi merupakan kumpulan tulisan atau artikel dari beberapa penulis.

     Menulis buku bisa keroyokan bisa juga penulisan tunggal. Penulisan buku tunggal bisa buku ajar,
memoar, novel, motivasi, atau resep hidup sehat.
Buku fiksi atau nonfiksi ditulis saja.
Membuat judul  tulisan harus mengandung berasa, dan penasaran.
Tidak terlalu panjang dan harus tahu juga segmen pembacanya.
Judul jangan bombastis atau berupa larangan.

   Sebuah buku harus dilengkapi dengan cover yang menarik dan sesuai dengan isi buku,
jadi pencerminan isi buku.  Dari warna,nuansa, sampai font yang ingin dipakai juga dilengkapi dengan ilustrasi buku. Jumlah halaman buku tebal ataupun tipis menurut kebutuhan dan tergantung buku itu membahas apa. Untuk novel trilogi (Novel yang jadi tiga bagian bersambung) jelas 400 halaman sedangkan buku  motivasi, memoar, nonfiksi 150-200 halaman sudah representatif.
Buku harus dilengkapi dengan ISBN.
Buku sebagai hasil karya inovatif dapat digunakan untuk melengkapi kenaikan pangkat. Untuk Penerbit buku carilah penerbit yang terdekat sehingga harga lebih murah dan jika mau cetak ulang nyaman urusannya.
Bisa menggunakan penerbit Indie.

     Dari uraian materi di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.    Menulis itu mudah semudah ngobrol dengan teman bicara.
2.    Ada penerbit Indie yang siap memfasilitasi.
3.    Jangan takut buku tidak terjual biarlah buku itu menemui takdirnya.
4.    Kalau ingin buku kita laku beli juga karya teman dan seringlah membaca.
5.     Ingin menjadi penulis ia bergaul dengan penulis.
6.    Jangan pelit ilmu dan teruslah berbagi.
7.    Prinsip better late than never
PROSES PENERBITAN BUKU SECARA INDIE
SRI SUGIASTUTI
APA BEDA INDIE DAN MAYOR
INDIE
1.    Penerbit kecil/ swadana
2.    Cetak buku minimal 1 exp
3.    Lebih mudah dan cepat
4.    Mengeluarkan dana pribadi
5.    Cetak sendiri, promo dan jual sendiri
• Lebih bebas mnentukan harga dan bisa lebih produktif Mayor
 PENERBIT BESAR
1.    Cetak Buku minimal 1000 exp
2.    Sabar harus antri terbit
3.    Tanpa biaya malah dapat royalty
4.    Menunggu buku selesai cetak, masuk marketing setelah 6 bulan baru dapat royalti sesuai MOU

LANGKAH MEMBUAT BUKU SECARA INDIE
 1. Siapkan naskah yang akan dijadikan buku
2. Siapkan Cover
3. Sediakan Halaman Persembahan
 4. Buat Kata Pengantar
 5. Buat Daftar Isi/ Outline
 6. Daftar Pustaka ( kalau ada)
 7. Cover Belakang

PROSES DARI PENULIS KE PENERBIT INDIE
a.    Siapkan cover.
b.    Judul Buku
c.    Nama Penulis
d.    Kata Pengantar
e.    Daftar Isi
( serahkan berkas ini untuk diantrikan isbn )

PROSES PENGIRIMAN NASKAH LENGKAP MENUJU CETAK BUKU
a.    Sambil menunggu isbn turun, Penulis bisa mengedit naskah hingga tuntas.
b.    Selesai diedit naskah bisa diserahkan ke penerbit Indie
c.    Dalam satu minggu dari penerbit akan memberikan layout dalam bentuk Pdf yang bisa direview dan revisi
d.    Setelah fix siap naik cetak
 BERAPA DANANYA
1.    Bervariasi tergantung percetakan tersebut dan kerjasama yang kita buat
2.    Ada yang hanya pracetak, contoh media guru 1.050.000 belum mendapat buku
3.    Ada yang paket lengkap di harga 1.250.000 dengan 10 buku
4.    Ada yang di atas 1.500.000 dengan bimbingan dari mulai Judul hingga buku terbit berisbn dan ada surat keterangan terbit untuk PAK

YANG MANA PILIHAN ANDA?
a.    Kembali kekuatan dan keinginan yang dicapai
b.    Biasanya bila sudah punya satu buku akan muncul ide lain untuk menulis buku kembali
c.    Jangan ragu untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk menebarkan virus cinta literasi

SELAMAT BERKARYA
Salam Literasi Abadi di Hati

2 comments: